Sunday, 25 June 2017

Look at Me, Please!

"Merasa diperhatikan Tuhan rasanya jauh lebih nikmat
dibandingakan dengan diperhatikan manusia"

Fenomena "Look at Me, please!" menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita. Manusia-manusia di sekitar kita, banyak yang haus perhatian. Membeli barang bermerek bukan karena kebutuhan namun karena ingin diperhatikan. Meningkatkan pendidikan ke jenjang yang paling tinggi, hanya untuk mendapat kekaguman manusia. Namun ketika tak ada seorangpun memperhatikannya, titab-tiba ada kemarahan di dalam hati. Seolah tidak menerima kecuekan yang ada di sekitarnya. Hmmm,,,, Alangkah melelahkannya kehidupan seperti ini.

Setiap langkah menjadi arena perlombaan untuk menunjukkan diri kepada orang lain bahwa ia orang hebat. Coba saja kita perhatikan beberapa kejadian ringan yang ada disekitar kita. Sesekali luangkan waktu untuk bisa merenungkan kejadian tersebut agar menjadi sebuah pelajaran.

Suatu hari, ada sebuah mobil jaguar melintas di depan lobby hotel. Seorang wanita dengan tas bermerek bejalan menghampiri mobil tersebut. Herannya, wanita tersebut tak juga mau masuk ke mobilnya. Ternyata dia tidak mau masuk sebelum sopirnya berdiri dan keluar membukakan pintu untuknya. Nampak wajahnya penuh amarah melihat sang sopir yang tidak segera membukakan pintu untuknya.

Coba juga perhatikan di sosial media ... Facebook, Instagram, dll .... berapa banyak manusia yang seakan haus untuk mempertontonkan segala kemewahan yang ada. Berupaya menggapai perhatian dengan jam tangan bermerek yang melingkar di tangannya, dengan tas mewah yang bergantung di lengannya, dengan berlian yang menempel di telinganya, Look at me, Please! Look how great I am! setiap mengunggah poto baru, sesekali akan melihat seberapa banyak like yang diberikan. Semakin banyak like yang didapatkan semakin bahagia dirinya. Senyum simpul pun terpajang diwajahnya, namun sebaliknya jika like yang didapatkan sedikit, sungguh kejadian tersebut akan membuatnya kecewa.

Mmmmm Sungguh melelahkan hidup seperti itu....
 

No comments:

Post a Comment

Ruang Hati untuk Sang Pemimpi

Setiap diri kita, sekecil apapun pasti punya impian. Semakin besar impian kita, semakin kita harus bersiap untuk memiliki sahabat baru dala...