Tuesday, 27 June 2017

Redefine Your Life

" Alangkah mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang hanya
berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke kantor, tugas-tugas rutin
yang tidak menggugah semangat dan kehidupan seperti mesin yang hanya akan
berakhir dengan pensiun yang tidak seberapa "
(Seno Gumira Ajidarma)


Jika pagimu datang bertandang, jangan hanya duduk diam dan memandang. Jangan biarkan pagi dilalui dengan berdiam diri. Bangunlah, kawan! Lalui hari dengan percaya diri. Buktikan kita bisa berlari mengejar mimpi. 

Dalam proses mencapai tujuan-tujuan dalam hidup, sering kali emosi tak terkendali. Kadang kita merasa sangat semangat, kadang kita merasa tidak memiliki semangat. Seperti halnya mobil, saat sudah hampir tak mampu bergerak, berarti ia sedang kehabisan bahan bakar. Lalu ia akan mampir ke pom bensin dan siap bergerak kembali.

Begitu pula halnya manusia. Saat sudah mulai tak berdaya, ia akan mencari "pom bensin". Bisa jadi "pom bensin" itu adalah sebuah komunitas positif yang ada di sekitar kita. Bisa jadi ia berupa petuah dari seseorang yang kita anggap sebagai mentor. Bisa jadi ia berupa buku-buku yang mampu memberikan inspirasi dalam kehidupan kita.

Redefine your life. Mendifinisikan kembali kehidupan kita bisa dimulai dengan kembali memformulasikan makna hidup ini. Apa yang dicari dalam hidup ini? Untuk apa hidup di bumi ini? kedua pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang akan menjadi sebuah dasar dan fondasi yang akan semakin kokoh jika kita sudah menemukan jawaban yang solid.

Tak heran jika Buya Hamka mengatakan " Jika hidup sekadar hidup, babi hutan juga hidup. Jika hidup sekadar bekerja, kera juga bekerja ".

Imam Syafi'i pernah mengatakan kalimat berikut :

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan.
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, 'kan keruh menggenang.
Biji emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang.
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan.

Sahabat, teruslah melompat dari suatu kebaikan kepada kebaikan lainnya. Melangkahlah terus dengan aktif untuk melakukan sesuatu dengan menghadirkan diri kita yang terbaik. Kehidupan itu merupakan mata rantai. Kita harus menjadi orang yang memelihara, bukan yang dipelihara. Kita orang yang mencintai, bukan orang yang dicintai. Saat kita memulai dengan me- makan akan terjadi di-. Dengan memberi, kita akan diberi. Dengan mencintai, kita akan dicintai. Dengan mengasihi, kita akan dikasihi. Inilah makna kesejatian dalam kehidupan. Sebuah definisi baru kehidupan kita untuk memberikan cinta secara aktif dengan menjadi manusia yang mau memulai terlebih dahulu dengan melakukan kebaikan terlebih dahulu.

Yasier Utama -> Awareness in the Silence.

No comments:

Post a Comment

Ruang Hati untuk Sang Pemimpi

Setiap diri kita, sekecil apapun pasti punya impian. Semakin besar impian kita, semakin kita harus bersiap untuk memiliki sahabat baru dala...